Skip to main content

Mengapa Aroma Hujan Begitu Menyenangkan?

Mengapa Aroma Hujan Begitu Menyenangkan?


Ilustrasi hujan. (Foto: marmax/Pixabay)

Apakah kamu seorang pencinta aroma hujan? Jika kamu merasa begitu menyukai aroma hujan, kamu bukanlah orang satu-satunya yang demikian.

Para peneliti meyakini orang-orang telah mewarisi kecintaan terhadap terhadap wangi hujan dari nenek moyang mereka yang mengandalkan hujan untuk kelangsungan hidup mereka. Tapi apa sebenarnya yang memicu aroma pada air hujan yang jatuh ke tanah?

Dikutip dari Live Science, ada beberapa aroma terkait hujan yang membuat orang-orang merasa senang. Salah satunya adalah yang biasa disebut sebagai petrikor.

Petrikor adalah aroma yang dihasilkan saat hujan jatuh di tanah kering. Kata petrikor ini berasal dari bahasa Yunani: petra yang berarti batu dan ichor yang bermakna cairan yang mengalir di pembuluh para dewa dalam mitologi Yunani.

Istilah petrikor dicetuskan pada 1964 oleh dua peneliti dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), Isabel Joy Bear dan Roderick G. Thomas, untuk artikel dalam jurnal Nature. Mereka berdua meneliti aroma cuaca basah yang berasal dari sepasang reaksi kimia.

Ilustrasi hujan (Foto: Pixabay)

Reaksi kimia pertama terjadi antara minyak yang dihasilkan beberapa jenis tumbuhan dengan udara. Perlu diketahui sebelumnya, ada beberapa tumbuhan yang mengeluarkan minyak selama musim kering. Minyak itu kemudian diserap oleh tanah dan batuan yang terbentuk dari tanah liat. Ketika hujan turun, minyak tersebut akhirnya dilepaskan ke udara.

Reaksi kedua yang menyebabkan petrikor adalah reaksi senyawa organik aromatik yang dihasilkan oleh bakteri penghuni tanah yang dikenal sebagai actinomycetes. Saat hujan turun dan menyentuh tanah, senyawa organik aromatik yang disebut geosmin ini dilepaskan ke udara dan dapat bereaksi juga dengan senyawa minyak tumbuhan tadi.

Aroma lain yang terkait dengan wangi hujan ini adalah ozon. Selama badai berlangsung petir dapat memecah molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer, dan pada gilirannya mereka dapat bergabung kembali menjadi oksida nitrat. Zat ini berinteraksi dengan bahan kimia lain di atmosfer membentuk ozon yang memiliki aroma tajam yang samar seperti klorin.

Ketika seseorang mengatakan dapat mencium aroma hujan yang datang, mungkin itu berasal dari angin badai yang mendekat telah membawa ozon turun dari awan ke lubang hidung orang tersebut.








Sumber : kumparan.com

https://kumparan.com/utomo-priyambodo/mengapa-aroma-hujan-begitu-menyenangkan

Comments

Popular posts from this blog

Para Peternak Sapi di Dunia Kini Lagi Demen Melubangi Perut Sapi Hidup-Hidup, Alasannya Sungguh Mengejutkan

Praktik ini pun mulai menyebar di seluruh dunia. Bagaimana Indonesia? Bisa dibilang tindakan para peternak di Swiss ini tergolong mengerikan, meskipun bertujuan baik yakni penelitian, namun melubangi perut sapi hidup-hidup tentu melanggar hak hidup dari binatang tersebut. Tindakan tak cuma di Swiss saja, praktik yang sudah dilakukan sejak 1833 ini sudah diikuti oleh para peternak dari seluruh dunia, beramai-ramai mereka memberi lubang (fistula) berupa pipa yang dimasukkan ke bagian pencernaan sapi Lewat fistula berdiameter 20 cm ini, para peternak bisa memeriksan dan melihat dengan jelas apa yang terjadi di dalam pencernaan sapi itu. Selama proses penelitian ini, sapi-sapi hanya diberi makan gandum dan rumput. Dan sebagian diambil untuk diteliti lebih lanjut.  Menuai kecaman di dunia Hasil dari penelitian ini nantinya berguna untuk membantu para peternak dalam memberikan makanan yang seimbang untuk sapi itu sendiri. Dan anehnya jika dibandingkan dengan sapi yang tidak berlubang, sapi …

Foto Daging Ular Piton di Jual di Transmart ini Berhasil Bikin Netizen Merinding

Foto-fotonya bikin heboh netizen! Sebuah foto yang memperlihatkan potongan ular piton yang dijual di salah satu etalase supermarket berhasil membuat netizen heboh. Pasalnya, potongan ular terbesar di Indonesia itu bukanlah tipuan atau manian, tapi benar-benar asli dan diperjualbelikan sebagai makanan. Dijual di salah satu supermarket ternama di Manado Dilansir dari Tribunnews, ternyata foto potongan itu berasal dari salah satu supermarket ternama di Kota Manado, dan kabarnya harga satu potongnya dipatok sekitar Rp. 22.000 sampai Rp 37.000 tergantung dari ukuran dan beratnya. Meski terlihat aneh tapi foto postingan Instagram @kotamanado ini tak lepas dari perhatian netizen, bagi mereka potongan ular piton itu sama lezatnya dengan daging hewan ternak lainnya, terlebih lagi kuliner semacam ini sudah menjadi masakan wajib dan banyak ditemukan di Manado Banyak netizen terutama yang berasal dari Manado menyambut positif postingan Instagram @kotamanado secara bijak. "Cuman di manado wkwk…

13 Foto yang Sekilas Tampak Biasa Aja, tapi kalau Kamu Amati dengan Jeli, Kamu Bakal Begidik Merinding

Kalau kamu jeli, kamu pasti tahu hal apa saja yang aneh di 13 foto ini...
Hal-hal aneh dan nggak wajar emang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, dan nggak jarang kejadian semacam ini secara nggak sengaja terabadikan oleh kamera. Seperti pada 13 foto yang sekilas tampak biasa saja ini, tapi kalau kamu amati dengan jeli, kamu bakal bergidik merinding. Yuk langsung saja liat foto-fotonya di bawah ini.
1. Duh manisnya...


2. Siapa tuh nyengir di belakang...?


3. Bapaknya lagi serius-seriusnya nih...


4. Wefie di gerbong kereta...


5. Pamer otot nih ceritanya...


6. Tatapanmu mengalihkan duniaku...


7. Perjalanan menuju sekolah...


8. Ibu-ibunya kumpul buat arisan...


9. Selfie sambil nyobain baju baru...


10. Eh komiknya bagus, pinjem dong...