--> KEEPO-ID: nostalgia | Deskripsi Singkat Blog di Sini
Showing posts with label nostalgia. Show all posts
Showing posts with label nostalgia. Show all posts

Wednesday, September 27, 2017

Perbandingan 15 poster film asli vs remake, mana yang lebih kece?

Perbandingan 15 poster film asli vs remake, mana yang lebih kece?

Anak-anak 90an wajib baca. Pasti banyak yang tahu belasan film ini.


Membuat ulang film lama yang telah usang menjadi film baru seringkali menjadi pilihan bagi sutradara-sutradara terkenal. Banyak film-film lawas yang dibuat ulang menjadi sukses, namun tak sedikit pula yang dianggap gagal.

Nah, kalau ngomongin soal film pastinya nggak lepas dari yang namanya poster. Poster dianggap sebagai salah satu media promosi yang dapat mewakili jalan cerita sebuah film.

Selain isi filmnya yang dibuat ulang, produsen film juga pastinya akan membuat ulang posternya menjadi baru. Berikut perbandingan poster film asli yang sudah lawas vs remake atau reborn, seperti dirangkum dari berbagai sumber,


1. Begini nih, perbandingan poster film badut horor IT tahun 1990 vs 2017.

2. Jurassic Park tahun 1993 vs 2015, yang pernah nonton Jurassic Park edisi 2013 fix kalian udah tua!

3. Siapa yang masih ingat film Jumanji tahun 1995? begini nih perbandingannya dengan yang tahun 2017.

4. Anak 90-an pasti nggak asing dengan Robocop yang rilis tahun 1987. Tahun 2014 juga pernah diremake lho.

5. Nah, kalau ini poster film Nagabonar Jadi 2 edisi 1987 vs 2007.

6. Masih ingat film Rambo? Begini perbandingan posternya tahun 1982 vs 2018 nanti.

7. Poster film Tiga Dara tahun 1957 vs 2016. Yang kiri jadul bangeet!

8. Begini nih, poster film Star Trek 1979 vs 2016.

9. Sedangkan ini perbandingan poster Ghostbusters edisi 1984 vs 2016.

10. Kamu pasti masih ingat dong dengan film fenomenal Godzilla. Ini dia perbandingan posternya tahun 1956 vs 2014.

11. Poster film King Kong edisi 1976 vs 2017. Lebih suka yang mana?

12. Nah, ini yang lagi ramai, perbandingan poster film Pengabdi Setan tahun 1980 vs 2017. Lebih serem yang mana?

13. Beauty and The Beast tahun 1987 vs 2017.

14. Sudah nonton Mad Max: Fury Road tahun 2015 kemarin? Begini perbandingan posternya dengan yang tahun 1979.

15. Film tentang kiamat, Independence Day tahun 1996 vs 2016.












Sumber : brilio.net
https://www.brilio.net/film/perbandingan-15-poster-film-asli-vs-remake-mana-yang-lebih-kece-1709270.html

Wednesday, August 30, 2017

Begini 10 penampilan jemaah haji abad ke-18, ada yang dari Aceh

Begini 10 penampilan jemaah haji abad ke-18, ada yang dari Aceh

Lebih dari 50 tahun sebelum Indonesia merdeka, umat dari belahan dunia yang melakukan ibadah ini.

Ibadah haji saat ini tengah berlangsung dan akan berakhir tanggal 4 September besok. Indonesia saja mengirimkan lebih dari 200 ribu umat Islam untuk bisa melakukan ibadah suci ini, menjadikannya negara pengirim umat muslim ke Mekkah terbanyak.
Tapi sobat brilio.net pada tau nggak di abad ke-18 lalu, lebih dari 50 tahun sebelum Indonesia merdeka, sudah ada banyak umat Islam yang dari belahan dunia yang melakukan ibadah ini termasuk dari Indonesia.
Bisa ngebayangin nggak sih lama perjalanan ke Jeddah? Naik pesawat saja bisa menghabiskan lebih dari 9 jam, apalagi pada zaman abad ke-18. Bisa berhari-hari hingga hitungan minggu baru sampai tuh.
Beruntungnya kita, tepatnya pada tahun 1884, seorang fotografer asal Belanda, Snouck Hurgronje mengabadikan jemaah-jemaah haji dari berbagai negara.
Seperti apa sih penampilan jemaah haji abad ke-18? Berikut 10 potret dari 10 negara yang ikut ibadah haji dilansir dari ilmfeed.com
1. Basra dan Baghdad, Irak.

2. Maroko.

3. Bukhara, Uzbekistan.

4. India.

5. Bahrain.

6. Zanzibar.

7. Yemen.

8. Mekkah.

9. Malaysia.

10. Aceh dan Sumatera, Indonesia.


Terlepas dari semua atribut yang berbeda-beda, pada akhirnya mereka semua akan tampak sama dengan kain putih yang digunakan pada saat ibadah.
Kain yang disebut Ihram ini menandakan bahwa semua umat manusia di hadapan Allah adalah sama.


Sumber : brilio.net
https://www.brilio.net/wow/begini-10-penampilan-jemaah-haji-abad-ke-18-ada-yang-dari-aceh-170831d.html
10 Meme Memori "Jaman Old" yang Nyindir Kelakuan Anak "Jaman Now"

10 Meme Memori "Jaman Old" yang Nyindir Kelakuan Anak "Jaman Now"

Generasi 90-an pasti bakal kangen berat nih

Ada banyak hal yang membedakan keseharian anak zaman dulu dengan zaman sekarang mulai dari aktifitas di hari minggu sampe permainan - permainan ala generasi 90-an yang sangat sulit kita temukan sekarang ini. Bagi kamu yang generasi 90-an mungkin akan dibawa bernostalgia lagi ngeliat 10 meme di bawah ini. Oh ya kamu juga bernostalgia dengan ngeliat artikel di bawah ini juga lho :
1. Beda Ronaldowati jaman Old dan jaman Now

2. Perbedaan Bonek

3. Perbedaan aktivitas di hari minggu

4. Dulu itu simple banget

5. Perbedaan cara menghabiskan uang

6. Beda jam main

7. Perjuangan

8. Terlelu memaksakan diri

9. Ada yang masih inget jajanan ini ?

10. Perbedaan ngumpul bareng



kamu lebih suka yang mana ?


Sumber : 
https://keepo.me/pranditia/10-meme-memori-jaman-old-yang-nyindir-kelakuan-anak-jaman-now
7 Hal yang Sempet Hits di Indonesia Sampai Harganya Selangit Lalu Ngilang Secepat Kilat

7 Hal yang Sempet Hits di Indonesia Sampai Harganya Selangit Lalu Ngilang Secepat Kilat

Viralnya cepet, ngilangnya juga cepet. 

Tren di masyarakat emang cepet banget berganti dan nggak bisa ditebak. Dari tren yang keren sampai yang konyol pernah ada di Indonesia. Kamu sendiri mungkin juga pernah terbawa arus dan ikutan orang buat nyari benda-benda yang jadi trend ini. Flash back ke beberapa waktu lalu, yuk kita lihat beberapa benda aneh yang harganya sampai mahaaaal banget dan sekarang cuma jadi butiran debu dan bahkan udah dilupakan orang. 

1. Ikan Lohan

Via carapro
Beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2013, masyarakat Indonesia lagi doyan banget nyari ikan Lou Han. Dari anak-anak sampai orang dewasa berlomba-lomba buat beli dan punya ikan yang punya warna unyu-unyu ini. Katanya sih si ikan bisa bawa keberuntungan. Namanya juga lagi dicari orang, harganya tentu jadi naik dong. Satu ikan aja ada yang harganya sampai ratusan juta. 

2. Gelang Power Balance

Via Net
Yang kedua, ada gelang yang katanya punya kekuatan super. Inget nggak sama gelang Power Balance itu? Pas lagi hits banget, semua orang juga pengen beli gelang itu. Penjual dari yang asli sampai KW juga ada di mana-mana. Harganya sih mayan mahal untuk sebatas gelang karet doang, hampir Rp 400 ribu kalo beli yang asli. 

3. Batu Akik

Via Lensa Remaja
Ini salah satu tren yang sangat amat boom banget di Indonesia. Semua kalangan terkena demam batu akik. Dari pejabat, seleb, sampai pedagang kaki lima pakai batu akik guys. Di pinggir jalan, ada banyak pedagang dadakan yang menjajakan berbagai macam jenis batu akik. Harganya nggak tanggung-tanggung. Ada yang sampai milyaran rupiah. Ehhh sekarang udah hilang gitu aja. Peminatnya merooosssott abiss. 

4. Gelombang Cinta

Ini nih bunga fenomenal yang harganya juga sempat melambung tinggi. Dicari banyak orang dan bahkan banyak yang rela ngerogoh kocek dalam-dalam demi dapetin tanaman yang satu ini. Kalo ada yang nawar gelombang cinta dengan harga jutaan, kadang pemiliknya masih nolak. Katanya nggak dijual. Kalo sekarang, orang disuruh beli harga ratusan ribu aja belom tentu mau. 

5. Squishy dan Slime

Via YouTube
Mainan ini masih tergolong baru sih, tapi udah meredup juga pesona. Pas masih hits banget sih penjualnya tersebar di mana-mana. Harganya juga variatif banget. Ada yang murah banget sampai yang fantastis abis. Bisa mencapai puluhan juta loh. Gokil kan??

6. Batu Ponari

Masih inget nggak sih sama kisah Ponari? Si anak yang punya batu ajaib. Banyak banget orang dari berbagai penuru daerah yang rela antre berdesak-desakan buat ketemu sama Ponari dan minta obat. Terus sekarang apa kabar? Nggak tau deh. Tidak ada info lebih lanjut soal pengobatan ala Ponari.

7. Fidget Spinner

Via Net
Yang paling baru di antara yang lainnya adalah Fidget Spinner. Mainan yang satu ini nggak cuma hits di Indonesia tapi di seluruh dunia. Bahkan, ada perusahaan yang sengaja bikin fidget spinner berbahan emas. Harganya mencapai milayaran rupiah. Para seleb dunia juga berlomba-lomba buat mengkoleksi fidget spinner dengan berbagai macam fitur canggih. Kalo kamu punya mainan ini juga nggak? 
Itulah beberapa tren yang sempat menghampiri Indonesia. Kamu mungkin ke bawa sama tren itu, nggak apa-apa. Itu wajar aja kok. Kita punya naluri kayak gitu. Kalo kamu nggak ikutan mungkin orang lain jga ngerasa nggak perlu ikutan dan akhirnya malah nggak ada tren dong. 









Sumber : 

https://keepo.me/reagan/7-hal-yang-sempet-hits-di-indonesia-sampai-harganya-selangit-lalu-ngilang-secepat-kilat

Friday, August 25, 2017

Dikira dari Malaysia, 12 penyanyi Melayu era 90-an ini asli Indonesia

Dikira dari Malaysia, 12 penyanyi Melayu era 90-an ini asli Indonesia

Saking banyaknya penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu genre ini, sampai susah dibedakan mana yang asli Indonesia dan Malaysia.

Bagi kamu generasi 90-an, pasti sudah nggak asing lagi dong dengan lagu-lagu slow rock Melayu yang sempat merajai dunia permusikan Tanah Air. Mulai dari lagu Gerimis Mengundang, Suci Dalam Debu hingga Isabella yang tenar di zamannya.
Di tahun 90-an, lagu-lagu slow rock Melayu ini memang sangat populer, baik di Indonesia maupun Malaysia. Saking banyaknya penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu genre ini, sampai susah dibedakan mana yang asli Indonesia dan Malaysia. Bahkan tak sedikit penyanyi slow rock Melayu yang asli Indonesia malah dikira dari Malaysia.
Penasaran siapa saja mereka? Yuk simak 12 penyanyi Melayu era 90-an yang sempat dikira dari Malaysia padahal asli Indonesia seperti  dirangkum dari berbagai sumber,

1. Sultan

Masih ingat dengan sosok penyanyi satu ini yang tenar dengan lagu Terpaksa Aku Lakukan atau Ternyata Kusalah Menilaimu? Ya, sosok berambut gondrong bernama Sultan ini memang sempat dikira orang Malaysia. Padahal pria ini asli Indonesia, tepatnya Padang Pariaman, Sumatera Barat.
2. Thomas Arya

Kamu tentu masih hafal dong dengan lagu Syahara? Ya, lagu ini milik Thomas Arya yang sempat dikira penyanyi dari Malaysia. Padahal, Thomas Arya adalah orang asli Padang, Sumatera Barat lho. Bahkan ia sudah menelurkan albumnya dengan bahasa Minang.
3. Iwan Salman

Kalau mendengar lagu Siapa Benar Siapa Salah, pasti yang langsung dipikirkan lagu ini dari Malaysia. Padahal, Iwan Salman merupakan penyanyi asli Indonesia, tepatnya Medan. Namun memang pria ia sempat merantau ke Malaysia. Pria Medan ini ternyata yang mempopulerkan lagu Yang Sedang-Sedang Saja lho, yang iramanya mirip dengan lagu India Tinak Tin Tana dari film MANN.
4. Darmansyah

Lagu Hanya Satu yang dinyanyikan oleh Darmansyah ini sempat merajai tangga lagu baik di Indonesi maupun Malaysia. Itulah kenapa Darmansyah sempat dikira penyanyi Malaysia. Tak disangka, penyanyi beraliran Melayu Deli ini berasal dari Medan, Sumatera Utara.
5. Yelse

Lagu yang dipopulerkan Yelse seperti Penuh Kepalsuan memang berirama Melayu dan kerap disandingkan dengan lagu-lagu Malaysia lainnya. Tak heran jika wanita ini malah dikira penyanyi Malaysia.
Padahal Yelse asli dari Padang, Sumatera Barat sama seperti Thomas Arya. Kedua penyanyi ini bahkan duet bersama dalam sejumlah album lho, wah keren!
6. Rhiena

Lagu Terbuai Mimpi ini mampu membuat nama Rhiena melejit di dunia hiburan. Wanita yang memilih genre slow rock Melayu ini juga dikira penyanyi dari Malaysia. Padahal ia sama seperti Thomas Arya dan Yelse, sama-sama dari Padang, Sumatera Barat.
7. Ferhat Najib

Masih ingat dengan lagu Menentang Perjodohan yang dipopulerkan Ferhat Najib? Ya, lagu ini sempat menghiasi belantika musik Tanah Air dan sukses di Malaysia. Tak heran kalau banyak orang mengira Ferhat Najib merupakan penyanyi Malaysia. Padahal sang penyanyi sendiri asli Indonesia lho.
8. Rudiath RB

Rudiath RB dikenal dengan lagunya yang berjudul Ternyata sekitar tahun 1997. Lagu ini sempat mengisi tangga lagu Tanah Air lho, bahkan diputar terus di radio Indonesia. Sempat dikira penyanyi Malaysia, padahal ia asli Bandung, Jawa Barat.
9. Guslian

Guslian merupakan penyanyi yang mempopulerkan lagu Melati Yang Pergi dan sempat populer di akhir tahun 2000. Penyanyi bergenre rock Melayu ini sempat dikira asal Malaysia, padahal ia asli dari Padang, Sumatera Barat.
10. Fenomena

Kalau kamu dengan lagu Tiada Yang Lain, pasti langsung paham kalau ini lagu Melayu yang sempat hits di era 90-an. Di tahun 1998, lagu hits ini diputar di radio-radio Indonesia. Tak hanya populer di Indonesia, lagu yang dipopulerkan Band Fenomena ini juga tenar di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Hong Kong.
Iramanya yang mendayu bak lagu Melayu, tentu banyak yang menyangka kalau band ini dari Malaysia. Padahal band Fenomena asli Indonesia, tepatnya Jakarta Utara.
11. Asahan

Masih ingat dengan lagu Cinta Tasikmalaya? Ya, lagu bergenre Melayu ini memang dipopulerkan oleh band Asahan. Saat lagu ini populer, banyak yang menyangka kalau band Asahan dari malaysia, padahal namanya saja sudah cukup Indonesia yang aslinya dari Asahan, Sumatera Utara.
12. Sonia
Penyanyi cantik ini tentu lagunya sudah nggak asing lagi di telinga generasi 90-an. Ya, penyanyi ini cukup populer membawakan lagunya Luruh Cintaku, Kau Sebut Namaku sampai Benci Ku Sangka Sayang. Lagu-lagunya itu hits baik di Indonesia maupun Malaysia, tak geran banyak yang menyangka Sonia penyanyi asal Negeri Jiran. padahal, Sonia asli Tasikmalaya, Jawa barat lho.





Sumber : brilio.net
https://www.brilio.net/selebritis/dikira-dari-malaysia-12-penyanyi-melayu-era-90-an-ini-asli-indonesia-1708264.html