Salut buat master photoshop ini.
New York adalah kota yang diimpikan banyak orang. Walaupun cuma sehari atau dua hari, banyak orang pengen banget menyambangi New York dan merasakan sensasi keramaian dan kemajuan di sana. Kamu mungkin juga pengen buat liburan ke sana, foto-foto, terus diunggah deh di social media. Iya nggak? Keinginan yang serupa juga diimpikan oleh para imigran. Eits, ini bukan imigran dari Timur Tengah yang sekarang lagi mencari suaka di berbagai negara loh. Imigran yang dimaksud kali ini adalah imigran di masa lampau.
1. Flora Borsi adalah orang yang punya ide buat bikin karya ini.
Dia mencoa buat mewujudkan impian orang-orang (imigran) yang pengen kehidupan yang lebih baik dengan datang ke Amerika.
2. Flora Borsi menggabungkan antara foto dari masa lampau dan masa sekarang.
Penggabungan foto itu tentu nggak gampang soalnya foto dari masa lalu harus bisa menyatu dengan kehidupan di zaman sekarang.
3. Borsi mengaku kalo tahun lalu dia datang ke Ellis Island.
Nggak tahu kenapa dia merasa ada sesuatu yang nggak enak saat ada di tempat itu.
4. Setelah beberapa saat, dia menyadari peran penting pulau itu dengan imigrasi di Amerika.
Borsi memutuskan buat melakukan research terkait tempat itu. Dia menemukan bahwa Ellis Island merupakan tempat yang sangat bersejarah. Di sana ada banyak imigran yang meninggal dunia.
5. Para imigran itu meninggal saat mereka sedang menunggu kepastian dan berharap akan kehidupan baru di Amerika.
Sayangnya, sebelum harapan itu tercapai, mereka malah udah meninggal. Mereka belum jadi merasakan kehidupan yang lebih baik di Amerika Serikat.
6. Untuk itulah Borsi membuat foto-foto yang menggambarkan seolah-olah para imigran udah ada di New York.
Karyanya ini dipersembahkan untuk mereka yang meninggal dunia sebelum mencapai mimpinya. Dalam migrasi besar-besaran itu, ada 3500 orang yang meninggal dunia.
7. Borsi memanfaatkan foto-foto hitam putih dari masa lampau.
Biar lebih hidup dan bisa menyatu sama kondisi New York, foto lama itu diedit dan dibuat berwarna.
8. Orang di foto-foto karya Borsi ini cuma fiktif.
Itu semua karena banyak orang yang nggak bisa hidup di Amerika bahkan mereka semua belum sempat sampai di Manhattan. Semua itu emang memprihatinkan
Salut banget yah sama Flora Borsi yang nggak melupakan sejarah. Semoga aja orang-orang yang meninggal dalam migrasi itu sekarang udah tenang dan bahagia. Terima kasih juga deh buat Photoshop yang udah makin canggih. Foto yang nggak mungkin bisa jadi mungkin berkat photoshop.
Sumber :
https://keepo.me/reagan/demi-wujudkan-impian-para-imigran-orang-ini-ngedit-foto-mereka-seolah-olah-ada-di-new-york-terharu-banget








No comments:
Post a Comment